Dunia ini panggung sandiwara
ceritanya mudah berubah,
Kisah mahabrata atau tragedi dari Yunani....
Setiap kita dapat satu peranan
Yang harus kita mainkan
Ada peran wajar dan ada peran berpura-pura
Mengapa kita bersandiwara?
Mengapa kita bersandiwara....??
Lagu yang cukup klasik bagi kita semua & cukup familiar ditelinga kita. Mengapa kita harus bersandiwara??? Andai aku punya kuasa untuk merubah skenario Tuhanku Yang Maha Agung, aku ingin peranku sebagai protagonis tanpa ada kesusahan, kekecewaan, kesedihan, kebencian dan kemunafikan. Tapi apakah itu ada? rasionalkah? apapun peranan itu baik yang protagonist atau antagonis akankah hidup dalam suatu kestatisan? Jika itu terjadi dimana letak ke-Adilan Tuhan? Kita semua tahu sudah sunatullah bahwa hidup selalu ada satu paket. Ada polisi, ada penjahat,ada orang baik, ada orang jahat, ada siang ada malam, dan ada bahagia ada sedih. Tapi Tuhan ada satu pertanyaan dalam hatiku mengapa kita terkadang tidak mampu untuk menjalani peranan yang telah Engkau berikan kepada kita? Kita kadang khilaf pada saat kita berperan dalam tokoh protagonis, kita hanya mau yang enak-enak saja sedangkan kita sudah diberikan peran yang enak yang diinginkan oleh semua orang. Bagaimana dengan yang harus berperan antagonis? Bukankah itu lebih dahsyat lagi??
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment