Monday, November 27, 2006

tentang cinta.....

Kalau cinta berawal dan berakhir pada ALLAH, maka cinta pada yang lain hanyalah upaya menunjukan cinta pada-Nya. Pengejawantahan ibadah hati yang paling hakiki… selamanya memberi yang bisa kita berikan, selamanya membahagiakan orang-orang yang kita cintai. Dalam makna memberi itu posisi kita sangat kuat, kita tak perlu kecewa dengan penolakan atau lemah dan melankolis saat kasih kandas karena takdir-Nya. Sebab, disini kita justru sedang melakukan sebuah “pekerjaan jiwa” yang besar dan agung -“mencintai”- ketika kasih tak sampai atau uluran tangan cinta tertolak, yang sesungguhnya terjadi hanyalah “kesempatan memberi” yang lewat. Hanya itu…! setiap saat kesempatan itu dapat terulang, selama kita memiliki cinta, memiliki sesuatu yang kita berikan.... maka persoalan penolakan jadi tak relevan. Ini hanya murni masalah waktu, jadi kita hanya patah atau hancur karena kita lemah. Karena posisi jiwa kita salah, kita menderita bukan karena kita mencintai tapi karena kita menggantungkan sumber kebahagiaan kita pada kenyataan bahwa orang lain mencintai kita….

No comments: